Daftar Negara Paling Ramah dan Tidak Ramah Terhadap Turis Asing

Ditulis oleh:
- -


Kebanyakan para turis asing merasa lebih diterima ketika pelesir ke Islandia, Selandia Baru, Maroko, Macedonia, dan Austria. Memang, itulah negara-negara yang masuk kategori paling ramah terhadap wisatawan.

Daftar Negara Paling Ramah dan Tidak Ramah Terhadap Turis Asing


Forum Ekonomi Dunia, dalam The Travel & Tourism Competitiveness Report 2013, menilai 140 negara sesuai dengan daya tarik dan kemampuan mereka dalam mengembangkan industri perjalanan dan pariwisatanya. Laporan-laporan tersebut meneliti sikap penduduk terhadap pengunjung asing, dengan skor "1" sebagai yang sangat tidak ramah dan "7" sebagai sangat ramah menyambut wisatawan.

Bolivia menduduki peringkat terakhir negara paling ramah terhadap turis di dunia, diikuti oleh Venezuela, Federasi Rusia, Kuwait, Latvia, dan Iran. Sementara, Pakistan, Republik Slovakia, Bulgaria, Mongolia, China, Korea, dan Arab Saudi juga tak lebih baik karena berada di urutan 10 terbawah.

Survei ini mempertimbangkan perlindungan negara terhadap turis yang datang, infrastruktur transportasi udara yang memuaskan, dan proses pemberian visa yang tidak rumit.

"Daya saing pariwisata ditandai oleh sejumlah hal, termasuk kekayaan sumber daya alam, manfaat dari fauna yang beragam, dan lingkungan alam yang relatif murni," tulis laporan tersebut, seperti dilansir dari News.

"Dan, mengingat jarak antarnegara ada di benua berbeda, maka pertimbangan penting lainnya adalah transportasi udara serta infrastruktur pariwisata secara umum," tambahnya.

Berikut 10 negara yang paling ramah terhadap wisatawan asing, dengan skornya masing-masing:
1. Islandia (6,8)
2. Selandia Baru (6,8)
3. Maroko (6,7)
4. Macedonia, (6,7)
5. Austria (6,7)
6. Senegal (6,7)
7. Portugal (6,6)
8. Bosnia dan Herzegovina (6,6)
9. Irlandia (6,6)
10. Burkina Faso (6,6)

Sementara, 10 negara paling tidak ramah untuk turis asing, di antaranya:
140. Bolivia (4,1)
139. Venezuela (4,5)
138. Federasi Rusia (5,0)
137. Kuwait (5,2)
136. Latvia (5,2)
135. Iran (5,2)
134. Pakistan (5,3)
133. Republik Slovakia (5,5)
131. Bulgaria (5,5)

Hasil di atas berdasarkan data yang diperoleh dari survei Forum Ekonomi Dunia tahunan dan data kuantitatif dari sumber yang tersedia untuk publik, organisasi internasional, serta lembaga-lembaga dan ahli pariwisata (IATA, IUCN, UNWTO, WTTC, UNCTAD, dan UNESCO).